Mencermati
Kehidupan tidak hanya dilewati begitu saja, Pelajari Masa Lalu
Rencakan
Merencanakan segala hal untuk kehidupan di masa mendatang
Berpikir
Menimbang, baik dan buruk dari setiap keputusan
Mencatat
Tulis semua impian, buka lah kembali ketika tak punya mimpi
Pukulan
Terkadang, semuanya jadi berantakan. Tak perlu menjadikannya menjadi sebuah penyesalan
Showing posts with label Cerita. Show all posts
Showing posts with label Cerita. Show all posts
Friday, May 9, 2014
Jangan Bohong !!!
Bohong.....
Ketika orang - orang berbohong mereka cenderung akan menutupi dengan kebohongan yang lain. Jangan pernah sesekali berbohong jika Anda bukanlah seorang pembohong yang ulung. Apalgi jika Anda berniat untuk berbohong kepada orang yang pandai berbohong. Sepintar - pintarnya Anda berbohong, maka kebohongan Anda akan terungkap.
Malam ini, Saya sedang sedang serius mencari sebuah kebenaran. Ketika berbicara tentang kebohongan, maka semuanya akan menjadi hal yang sangat penting. Sekecil apapun masalahnya, jika ada sangkut pautnya dengan kebohongan maka itu bukan lagi menjadi hal yang sepele. Sekali lagi, ketika Anda berbohong maka itu akan menjadi awal penurunan rasa kepercayaan orang lain terhadap Anda.
Entahlah, mungkin Saya mempunyai kelebihan untuk membaca gerak - gerik orang atau semacamnya. Atau mungkin juga semua yang Saya rasakan hanya sebuah kebetulan, tetapi kebenaran dari setiap kebohongan yang telah Saya alami selama ini begitu meyakinkan.
Misalnya, ketika ada seseorang yang berkata kepada Saya tentang sesuatu hal dan Saya menemukan ada sedikit kejanggalan dari setiap perkataannya maka Saya tidak akan lagi fokus pada apa yang dikatakannya. Saya akan lebih fokus terhadap gerak - gerik dan juga tingkat kefokusan dia dalam menjawab semua pertanyaan yang Saya lontarkan untuk mengorek sedikit kebohongannya.
Biasanya, orang - orang yang sedang berbohong akan cenderung gugup dan tidak berani menatap lawan bicaranya. Makanya, ketika Saya semakin menajamkan tatapan mata ke arah orang yang "dianggap" sedang berbohong dan tidak akan melepaskan tatapan itu kepadanya. Semakin dia bertingkah aneh, maka Saya semakin yakin bahwa dia sedang berbohong. Apalagi ketika bertanya "Kenapa sih, kamu ngeliatin aku kayak gitu terus?" Nah, itu adalah sebuah indikasi bahwa dia terganggu dengan tatapan kita dan memecah konsentrasinya untuk memikirkan celah - celah kebohongan yang baru.
Orang yang sedang berbohong juga cenderung akan bertingkah aneh, seperti melakukan hal - hal yang sebenarnya tidak perlu dilakukan. Saya sering melihat orang yang sedang berbohong cenderung lebih sering memainkan kakinya, sekedar menggaruk tangan/hidung atau lebih memilih memainkan handphone sambil berbicara dan tidak mau menatap mata kita.
Tidak hanya itu, mereka juga cenderung memberikan alasan - alasan yang tidak rasional seperti mengarang cerita yang absurd. Gaya bicaranya pun akan sedikit terbata - bata, meskipun lancar biasa ada jeda dimana dia akan memikirkan hal yang seharusnya dilakukaan untuk menutupi kebohongannya.
Nah, setelah dia selesai berbicara biasanya akan ditutup dengan "Jadi gitu, terserah sih mau percaya atau enggak" atau "Ya udah, kalo kamu ga percaya". Dengan nada yang sedikit memaksa biasanya mereka akan mengeluarkan kata - kata itu untuk menghentikan pembicaraannya setelah mereka kehabisan akal untuk memunculkan "ide - ide segar" untuk menutupi kebohongannya.
Dan ketika beberapa atau bahkan semua tanda - tanda itu muncul, maka Saya hanya akan tersenyum. Dan tidak tertarik lagi untuk menanyakan apa yang dibicarakannya. Kecuali, jika saja Saya sudah terlalu muak dengan bualan yang dikatakannya maka Saya akan membalikan semua kebohongannya dengan fakta - fakta yang susah Saya siapkan selama menganalisa semua perkataan dan gerak - geriknya.
Terlebih, ketika di tengah - tengah pembicaraan Saya menyelipkan pertanyaan - pertanyaan yang sedikit menjurus pada kebenaran yang dikatakan orang tersebut, dan dia justru malah mengalihkan pembicaraan, terlihat bingung atau malah justru menghentikan pembicaraan waktu itu juga.
Mungkin, Saya sok tahu. Tetapi, Saya juga tidak akan begitu saja mengklaim bahwa apa yang dikatakannya itu adalah bohong kecuali sudah begitu yakin dengan "feeling" Saya. Dan naluri rasa ingin tahu yang begitu besar terkadang memaksa Saya melakukan hal - hal yang aneh dan nyeleneh untuk mencari kebenaran tersebut bahkan kalau perlu sampai menanyakan langsung kepada orangnya meskipun dia tidak tahu kepada Saya. Tetapi dengan pertanyaan - pertanyaan klise hanya untuk sekedar mengorek sedikit demi sedikit kebenarannya.
Sebagai contoh, misalkan ada seseorang yang sudah berjanji kepada Saya dan tiba - tiba dia membatalkan janji tersebut. Oke, kalau misalkan alasannya cukup masuk akal maka Saya tidak akan memperpanjang pembahasan itu. Tetapi, ketika itu sudah tidak masuk akal jangan harap Saya akan diam saja dan percaya begitu saja dengan apa yang dikatakannya.
Malam ini, Saya sampai mengirim pesan klise kepada seseorang yang bahkan dia tidak tahu kepada Saya dan sebelumnya Saya juga tidak tahu nomor handphonenya berapa. Tetapi, inilah Saya. Dengan berbekal beberapa relasi dan juga bantuan internet akhirnya Saya mendapatkan nomor kontak dia. Karena Saya begitu penasaran dengan kebenaran kejadian hari ini. Besok pagi, Saya tinggal menunggu balasan pesan tersebut. Dan mengetahui apakah "dia" berbohong atau tidak.
Intinya, Saya adalah tipe orang yang sangat tidak ingin dibohongi. Karena bagi Saya, menjadi orang yang bisa dibohongi adalah jalan agar kita bisa dibodohi. Meskipun terkadang Saya membiarkan untuk merasa dibohongi, tetapi sebetulnya Saya tahu bahwa Saya tidak mau dibodohi.
Thursday, April 24, 2014
Website Tes Kepribadian Gratis
Hello....hello para blogger...udah seminggu lebih nih ga mosting, gini nih kalo ada ide tapi males nulis haha. Sekarang saya mau ngasih tips nih buat yang kadang suka diem - diem sendiri terus tiba - tiba kepengen ngetes kepribadian. Mau ke psikiater atau psikolog harus bayar, mana mahal lagi hahaha.
Nah, seperti biasa tiba - tiba ketika saya sedang asyik browsing tiba - tiba nemu web yang bagus nih. Yap betul, blog yang ngasih kita kesempatan buat ngetes kepribadian. Bayar gak ? Oh enggak dong, kalo bayar juga saya ogah ngasih tau haha.
Setelah mencoba web ini nih hasilnya, dan lumayan 90 % mendekati deh.
Idealis Penyelaras
Tipe Idealis Penyelaras dikenali dari kepribadiannya yang kompleks dan memiliki begitu banyak pemikiran dan perasaan. Mereka orang-orang yang pada dasarnya bersifat hangat dan penuh pengertian. Tipe Idealis Penyelaras berharap banyak pada diri mereka sendiri dan orang lain. Mereka memiliki pemahaman yang kuat tentang sifat-sifat manusia dan seringnya menilai karakter dengan sangat baik. Namun mereka lebih sering menyimpan perasaan dan hanya mencurahkan pemikiran serta perasaan mereka kepada sedikit orang yang mereka percaya. Mereka sangat terluka jika ditolak atau dikritik. Tipe Idealis Penyelaras menganggap konflik sebagai situasi yang tidak menyenangkan dan lebih menyukai hubungan harmonis. Namun demikian, jika pencapaian sebuah target tertentu sangat penting bagi mereka, mereka dapat dengan berani mengerahkan seluruh tekad mereka hingga cenderung keras kepala.
Tipe Idealis Penyelaras memiliki fantasi yang hidup, intuisi yang nyaris seperti mampu membaca masa depan, dan seringkali sangat kreatif. Begitu berkutat dengan sebuah proyek, mereka melakukan segala daya upaya untuk mencapai tujuan-tujuan mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka sering membuktikan diri sebagai pemecah masalah ulung. Mereka suka mendalami hingga ke akar permasalahan dan memiliki sifat ingin tahu alamiah serta haus akan pengetahuan. Pada saat bersamaan, mereka berorientasi praktis, terorganisir dengan baik, dan siap menangani situasi-situasi rumit dengan cara terstruktur dan pertimbangan matang. Ketika mereka berkonsentrasi pada sesuatu, mereka melakukannya dengan seratus persen – mereka sering begitu terbenam dalam sebuah pekerjaan sehingga melupakan hal lain di sekitar mereka. Itulah rahasia kesuksesan profesional mereka yang seringkali gilang gemilang.
Sebagai pasangan, tipe Idealis Penyelaras setia dan dapat diandalkan; hubungan permanen sangat penting bagi mereka. Mereka jarang jatuh cinta hingga mabuk kepayang dan juga tidak menyukai hubungan-hubungan asmara singkat. Kadang-kadang mereka sulit menunjukkan rasa sayang mereka dengan jelas sekalipun perasaan mereka dalam dan tulus. Dalam hal lingkaran pertemanan, semboyan mereka adalah: sedikit berarti lebih banyak! Sejauh menyangkut kenalan baru, mereka hanya dapat didekati hingga jarak tertentu; mereka lebih suka mencurahkan tenaga ke dalam pertemanan akrab yang jumlahnya sedikit. Tuntutan mereka kepada teman dan pasangan mereka sangat tinggi. Karena mereka tidak menyukai konflik, mereka akan diam sejenak sebelum menyuarakan masalah-masalah yang tidak memuaskan dan, ketika melakukannya, mereka berusaha sangat keras untuk tidak menyakiti siapa pun karenanya.
Nah, buat kawan - kawan semua yang penasaran sama tes kepribadian ini, Silakan langsung aja kesini nih, di jamin gratis...
So....selamat mencoba, dan selamat bertanya - tanya pada hati kita sendiri ^_^
Friday, April 11, 2014
Tempat Download E-Book Berbahasa Indonesia Gratis
Pernahkah Anda ingin sedang ingin mencari e-book berbahasa Indonesia tetapi sangat sulit untuk mendapatkannya ? Nah, Saya juga sama. Karena mencari e-book berbahasa inggris lebih mudah Saya pikir daripada mencari yang berbahasa Indonesia. Entah apa yang menjadi alasannya sehingga e-book berbahasa Indonesia ini susah di cari, entah karena berurusan dengan hak cipta atau apalah Saya kurang mengerti hehe.
Nah, malam ini seperti biasa Saya ngaskus dan tiba - tiba menemukan salah satu trit menarik tempat download buku, baik itu majalah, komik, novel dan yang lainnya. Berhubung Saya juga kadang menemukan kesulitan yang sama ketika mencari e-book alangkah lebih baiknya jika Saya membagikan link ini kepada kawan - kawan semua. Langsung aja nih buat yang lagi nyari e-book berbahasa Indonesia silakan klik saja disini.
Selamat malam, semoga malam ini Kita mendapatkan keberkahan ^_^
Thursday, April 10, 2014
Alasan Orang Lain Tidak Membalas SMS
Kebanyakan dari kita mungkin pernah mengalami sebuah kejadian dimana kita mengirim sms kepada orang lain dan tidak pernah ada balasan setelah beberapa saat, jam bahkan beberapa hari. Tapi, di tempat lain orang yang kita sms sedang asyik bermain di jejaring sosial. Pernahkah kamu mengalami kejadian hal yang serupa ? Saya sering... hehe
Misalnya, sudah 2 hari ini Saya mengirim beberapa pesan kepada seseorang. Dan sampai saat ini tidak ada satupun pesan yang di balas. Padahal di jejaring sosial dia sempat aktif beberapa kali. Ini bukan kejadian yang pertama kali dan Saya cukup berpengalaman dengan hal - hal seperti ini. Tragis memang, tapi Saya mencoba untuk tidak menyalahkan siapapun. Kenapa ? Nanti akan Saya jawab di akhir postingan :)
Ada beberapa alasan yang biasa Saya dapatkan ketika sms tersebut tidak mendapat balasan sama sekali. Setidaknya beberapa alasan inilah yang sering Saya alami dan beberapa alasan lainnya lagi adalah hasil pengamatan terhadap beberapa teman. Lebih jelasnya, akan Saya uraikan dengan aktual, tajam, terpercaya (kayak iklan stasiun tv ya) hehe.
1. Operator
Entah ini hanya terjadi pada Saya ataupun beberapa dari kita bahwa operator selalu menjadi kambing hitam dari setiap pesan kita yang tidak di balas. Ada yang mengatakan bahwa sms kita tidak pernah diterima, meskipun sudah jelas kalau sebelumnya ada laporan terkirim dari pihak operator. Anehnya, yang Saya alami adalah sms yang tidak pernah diterima itu hanya terjadi pada satu orang. Karena kebanyakan teman ataupun rekan kerja tidak pernah beralasan yang sama. Entah ini memang benar - benar kesalahan dari operator itu sendiri ataupun memang tidak ada keinginan untuk membalas pesan yang telah Saya kirim. Karena mungkin membalas pesan Saya tidak menjadi prioritas utama dalam hidupnya hehe.
2. Tidak ada pulsa
Kebanyakan orang zaman sekarang lebih mementingkan paket internet daripada menyediakan pulsa untuk menelpon ataupun sms. Pernahkah Kita mempunyai teman yang tidak pernah membalas sms tapi asyik di jejaring sosial dan ketika ditanya mereka tidak punya pulsa dan hanya mempunyai paket internet ? Sekali lagi, Saya sering...Pergeseran fungsi handphone dari sebuah alat komunikasi menjadi salah satu pilihan gaya hidup adalah adalah salah satu dari sekian banyak alasan pengguna handphone kini tidak lagi memprioritaskan handphone mereka sebagai alat komunikasi.
Handphone pada masa sekarang ini lebih condong kepada sebuah alat hiburan, games, update jejaring sosial, instagram dan beberapa keperluan browsing lainnya. Dan yang lebih parah lagi, adalah banyak dari kita membeli handphone dengan lebih mengutamakan fitur lainnya di banding sebagai alat komunikasi itu sendiri.
Kamera misalnya, ada beberapa orang yang begitu tertarik dengan sebuah handphone yang mempunyai resolusi dan kualitas gambar bagus. Padahal, sebagus - bagusnya kamera handphone akan sedikit jauh kualitasnya di bandingkan kamera DSLR. Jadi, jika untuk keperluan memotret lebih baik membeli kamera saja dari pada membeli handphone dengan kualitas kamera yang bagus. Alih - alih ingin membeli barang dengan beberapa fitur lainnya dalam satu paket, ini justru menghilangkan fitur utama dari handphone itu sendiri sebagai alai komunikasi. Bahkan, untuk beberapa waktupun sempat mengirimkan pulsa kepada orang yang tidak membalas pesan Saya hanya untuk menegaskan bahwa dia memang benar - benar tidak punya pulsa. Walaupun Saya pikir, membeli pulsa bukanlah perkara yang sulit baginya hanya saja ini kembali lagi kepada keinginan orang tersebut. Dan hasilnya, pesan Saya tidak pernah di balas hehe.
3. Ketinggalan zaman
Alasan ketiga ini masih ada hubungannya dengan alasan yang sebelumnya. Banyaknya aplikasi chat sekarang ini seperti BBM, whatsapp, we chat, line, kakao talk dan yang lainnya telah menggeser sms menjadi sebuah pilihan chat dengan kasta terendah. Banyaknya fitur - fitur menarik dan lebih canggih dari beberapa aplikasi tersebut yang tidak dimiliki oleh sms seperti mengirim gambar, pesan suara, dan "emotion" yang lebih hidup diantaranya menjadikan aplikasi chat tersebut lebih menarik daripada sms biasa. Banyak orang berfikir bahwa terlalu membosankan chat melalui sms. Wajar memang, mengingat perkembangan zaman yang sudah sedemikian canggihnya seperti sekarang. Tetapi imbasnya terjadi pada orang - orang yang masih menggunakan sms, seperti saya. Terkadang sms diabaikan dan hanya membalas dari aplikasi chat yang sudah mereka instal di iphone, android ataupun Blackberry.

4. Sibuk
Ini adalah alasan yang sering di pakai ketika belum ada aplikasi chat yang baru. Sibuk dengan pekerjaan, sibuk dengan kegiatan sendiri ataupun pura - pura sibuk intinya tetap saja "sibuk" hehe. Wajar, jika beberapa orang menggunakan alasan ini untuk tidak membalas sms di waktu kerja. Tetapi, apakah kita bekerja 24 jam ? Tentu saja tidak. Sesibuk - sibuknya orang bekerja pasti ada waktu untuk berisitirahat, seperti orang yang bekerja di kantor pasti ada waktu istirahat pada jam 12-1 siang bahkan terkadang pada waktu sore hari. Apalagi ketika sudah sampai di rumah, tentu saja mempunyai waktu yang cukup banyak hanya untuk membalas pesan. Mengetik sms tidak akan terlalu banyak menyita waktu kita sampai setengah jam, hanya butuh beberapa menit untuk membalasnya itupun juga jika kita harus memikirkan kata - katanya terlebih dahulu.
5. Tidak penting
Beberapa jam yang lalu, seorang teman Saya mengupdate status facebooknya yang berisikan kerisihan dia kepada seseorang yang terus mengirimnya pesan dan mungkin merasa sedikit terganggu bahkan Dia pun sampai di anggap sombong karen tidak pernah membalas pesannya. Jika Kamu bertanya apakah Saya pernah ada dalam kondisi "tidak penting" seperti ini, Saya tegaskan kembali bahwa Saya sering....
Pernahkah kita mengirim sebuah pesan yang berisikan ungkapan perhatian atau sekerdar bertanya kabar dan tidak pernah di balas ? Nah, itu adalah salah satu alasan bahwa Kamu "tidak penting". Misalnya, Kamu mendapatkan sebuah pesan seperti "Kamu, apa kabar hari ini ?" dari 2 orang yang sama, yang satu dari orang yang anda sayangi dan yang satu lagi dari orang yang sayang kepada anda tetapi Anda bahkan tidak peduli kepadanya. Kira - kira pesan siapakah yang akan Anda balas ? Tentu bisa di tebak, Anda akan lebih semangat membalas pesan dari orang yang Anda sayangi dengan "emotion" tersenyum dan perasaan bahagia dan untuk pesan yang satu lagi mungkin Anda tidak akan pernah meliriknya lagi dan akan dengan santai membiarkan pesan tersebut tanpa ada perasaan bersalah sedikitpun.
Sekali lagi, Saya tegaskan itu wajar saja bahkan sangat wajar. Ketika kita tidak tertarik pada seseorang maka apapun yang dilakukannya hanya akan menjadi sebuah omong kosong dan tidak pernah berarti apa - apa. Seseorang pernah mengatakan kepada Saya bahwa "Yang ditunggu justru tak kunjung datang. Yang dianggap mengganggu malah datang tanpa rasa bosan..". Nah, ini sudah jelas bahwa tidak adanya ketertarikan itu lah yang menjadikannya hanya sebagai sebuah gangguan. Yang tadinya ingin memberikan perhatian malah berakhir menjadi sebuah gangguan. Mereka yang mendapatkan pesan seperti itu, seharunya merasa bersyukur bahwa masih ada orang yang begitu sangat peduli dengan kehidupannya. Menjadi orang yang peduli itu sulit, tetapi lebih sulit untuk menghargai kepedulian orang lain. Makanya dulu Saya sempat menulis sebuah qoute "Terkadang yang diperlukan adalah perhatian dari orang yang tepat".
Seberapa besarpun perhatian yang kita lakukan kepada orang lain, jika orang tersebut tidak mempunyai ketertarikan kepada Kita itu hanya akan menjadikan kita sebagai seorang pengganggu. Alih - alih ingin bersikap baik, sikap seperti ini akan menjadi bumerang. Ini akan menjadi awal kerusakan hubungan Kamu dengan orang tersebut, di anggap sebagai pengganggu dan jika terus berlarut - larut Kamu bisa saja dianggap sebagai seorang musuh. Penting atau tidak pentingnya kita di mata orang lain tergantung sejauh mana ketertarikan kita terhadap orang tersebut. Semakin Kamu tertarik, maka Dia akan menjadi sangat penting buat Anda.
6. Selingkuh
Bagi Kamu yang sudah mempunyai pasangan, berhati - hatilah ketika Dia tidak membalas pesanmu dengan alasan sedang sibuk. Bukan untuk menakut - nakuti, tetapi jika dia memang bukan seseorang yang benar - benar sering sibuk dan tiba - tiba lama membalas pesan Anda maka ada kemungkinan bahwa dia sedang selingkuh dengan gebetan barunya. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap teman - teman Saya, alasan pura - pura sibuk lah yang sering dikatakan kepada pacar mereka. Padahal mereka sedang asyik menelpon ataupun smsan dengan yang lain. Alasan pura - pura sibuk ini biasanya satu paket dengan pura - pura tidur.
Suatu kali, Saya pernah mengirim pesan kepada seseorang dan tidak membalasnya untuk waktu yang cukup lama. Ketika memutuskan untuk menelpon, suara Dia justru terdengar seperti orang yang sedang tidur. Ya sudah, dengan alasan tidak ingin mengganggu akhirnya Saya tutup telpon itu. Tetapi, Saya bukan termasuk pada tipe orang yang bisa percaya begitu saja. Ketika Saya menghubunginya lagi dengan menggunakan telphone seorang teman, dia merespon dengan suara yang segar bugar. Mendengar beberapa kata saja, Saya sudah bisa memastikan bahwa dia memang pura - pura tidur. Tetapi, Saya juga tidak bisa marah kepadanya. Sesak di dada, mungkin iya hehe.
Alasan itulah yang paling populer berdasarkan apa yang Saya rasakan dan hasil pengamatan dari beberapa teman. Saya juga terkadang lama membalas pesan orang lain, tetapi Saya selalu berusaha dan memastikan untuk membalasnya ketika Saya sudah mempunyai waktu dan di rasa tidak akan mengganggu lagi kegiatan yang sedang Saya lakukan. Tidak membalas sms dari orang lain, chat, komen di fb ataupun tweet adalah hal - hal yang menjadi pantangan. Karena Saya tahu bagaimana rasanya mengirim sms dan tidak pernah di balas bahkan sampai berhari - hari. Makanya Saya akan sangat menghargai setiap pesan yang masuk, dan untuk mengakhiri percakapan itu setidaknya ada "pesan penutup" yang menandakan bahwa Saya ingin mengakhiri percakapan tersebut. Seperti "Oh..ya udah ga apa - apa" "Oke, terima kasih".
Bagi Saya membalas sms itu lebih dari sekedar dari percakapan tetapi itu juga bisa menunjukan sifat kita. Tentunya Kita akan merasa tidak enak ketika mengirim sms dan tidak ada balasan. Seperti kutipan dalam sebuah buku karya Karen Armstrong yang berjudul "The Compassion (12 Langkah Menuju Hidup Berbelas Kasih)" bahwa "Kaidah emas berarti melihat ke dalam hati kita sendiri, menemukan apa yang membuat kira tersakiti, dan kemudian menolak dalam keadaan apapun, untuk menimbulkan rasa sakit itu pada orang lain". Kutipan ini lah yang menjadi salah satu alasannya. Jika kita ingin mendapatkan sikap yang sama, lakukanlah hal itu juga pada orang lain. Seperti pepatah lama yang mengatakan bahwa "Apa yang kita tabur, itulah yang kita tuai" kurang lebih seperti itu, karena Saya lupa kata - kata aslinya hehe.
Lantas, kenapa Saya mencoba untuk tidak menyalahkan orang lain yang tidak membalas sms ? Marah, mungkin iya. Karena Saya juga manusia, apalagi ketika pesan yang Saya kirim adalah pesan penting yang menunggu balasan secepatnya. Sebuah hal yang sangat wajar ketika sms kita tidak di balas oleh orang lain. Alasannya sangat sederhana, itu tergantung sejauh mana kita menjadi prioritas baginya. Jika anda bukan orang yang menjadi bagian dalam hidupnya, tak perlu menyalahkannya karena tidak pernah membalas sms yang di kirim.
Okelah kalau sekedar bertanya kenapa tidak di balas dan sedikit perasaan marah, tetapi tidak perlu sampai ada sikap untuk menyalahkan. Setiap orang mempunyai tingkatkan prioritasnya masing - masing, jadi ketika Kamu dalam posisi seperti ini berarti di sanalah posisimu. Sebuah posisi dimana Kamu tidak pernah menjadi prioritas utama baginya. Salah satu cara yang bisa Kamu lakukan jika ingin menjadi prioritas baginya hanya satu, yaitu menjadi bagian hidupnya. Jika Anda belum bisa menjadi bagian hidupnya, jadikanlah dia sebagai bagian hidupmu ^_^
Hari ini, mungkin kita akan menganggap orang itu tidak penting. Tetapi suatu hari, mau tidak mau kita akan memerlukan bantuan orang lain bahkan mungkin dari orang yang pernah kita anggap tidak penting. Jadi, masihkah kita akan meremehkan sms dari orang lain ? ^_^
Sunday, March 23, 2014
Upgrade Blog
Halloooo para blogger
Setelah beberapa saat blog ini sempat terbengkalai, akhirnya Saya menemukan sebuah ide agar blog ini tetap hidup. Paling tidak, ada satu saja postingan yang bisa Saya update setiap harinya. Maka daripada itu, muncul lah sebuah ide untuk membuat beberapa "page" baru yaitu My Quote yang akan berisi tentang quote harian yang berasal dari saya sendiri atau quote orang lain yang sepemikiran dengan Saya. Nah untuk membedakannya, setiap quote yang Saya buat akan diakhiri dengan nama "Will". Kenapa harus nama itu ? Itu adalah salah satu nama panggilan sejak saya SMP dan merupakan nama panggilan yang paling Saya sukai diantara nama panggilan lain yang diberikan oleh orang lain.
Yang kedua, adalah "page" Headline News. Nah, kalau page yang satu ini rencananya akan Saya update setiap hari juga dengan rentan waktu yang random antara pagi hari, siang hari, dan malam hari. Sesuai dengan judulnya page ini akan berisi tentang berita, tapi tenang saja yang akan Saya update hari ini bukan berisi tentang berita yang serius. Saya yakin, kepala kita sudah terlalu capek untuk memikirkan semua kesibukan masing - masing. Makanya, page ini nantinya akan Saya isi dengan berita - berita singkat yang mudah - mudahan bisa menghibur kawan - kawan semua. Dan setiap berita headline news ini juga akan Saya akan update di jejaring sosial pribadi.
Terima kasih sudah menyempatkan berkunjung menuju blog Saya, semoga kita senantiasa mendapatkan keberkahan hidup. Amin ^_^
Friday, March 7, 2014
Layang Jamus Kalimusada dan Pancasila
Sebelumnya terima kasih kepada Gerry karena telah mempersilakan saya untuk menikmati tulisan yang menarik ini. Memang benar, menulis itu bukan hanya soal keinganan saja tetapi harus dengan latihan. Semakin lama saya semakin tertarik dengan cara dirimu membawakan setiap postingan di blog. Seperti sudah ditata sedemikian rupa agar ini bisa menjadi sebuah tulisan yang bisa menarik minat pembaca.
Kembali kepada Layang Jamus Kalimusada, ataupun Layang Jamus Kalimasada. Saya tidak begitu mempermasalahkan perbedaan namanya. Pada intinya, saya juga pernah berfikir sama bahwa Layang Jamus Kalimusada itu adalah pencerminan dari Pancasila. Tetapi jika melihat dari segi waktu, tentu Layang Jamus Kalimusada lebih dulu lahir ketimbang Pancasila. Terlepas dari itu, keduanya sama saja merupakan salah satu ajaran yang sama - sama memberikan pelajaran tentang bagaimana kehidupan kita terhadap agama, bangsa, dan sesama.
Kembali kepada Layang Jamus Kalimusada, ataupun Layang Jamus Kalimasada. Saya tidak begitu mempermasalahkan perbedaan namanya. Pada intinya, saya juga pernah berfikir sama bahwa Layang Jamus Kalimusada itu adalah pencerminan dari Pancasila. Tetapi jika melihat dari segi waktu, tentu Layang Jamus Kalimusada lebih dulu lahir ketimbang Pancasila. Terlepas dari itu, keduanya sama saja merupakan salah satu ajaran yang sama - sama memberikan pelajaran tentang bagaimana kehidupan kita terhadap agama, bangsa, dan sesama.
Terkadang, Saya suka tertawa kecil mendengarkan beberapa kumpulan orang - orang yang berbicara lantang di dunia nyata maupun sosial media tentang sedikit penentangan mereka terhadap Pancasila. Banyak dari mereka berpendapat bahwa Pancasila itu tidak sesuai dengan syariat islam. Saya juga beragama yang sama, dan tidak menemukan adanya ajaran yang salah dalam isi Pancasila. Apanya yang salah ? Apakah karena Pancasila tidak bertuliskan huruf Arab ? Ataukah karena Pancasila di buat manusia ? Ayolah...kita tinggal di Indonesia, dan akan lebih sulit jika kita membaca Pancasila jika ditulis dengan bahasa Arab. Jika dengan tulisan yang kita baca setiap hari ini saja sudah banyak warga Indonesia yang sering lupa dengan isi Pancasila, lantas berapa banyak lagi masyarakat yang akan lupa dengan dasar negaranya sendiri ? Dan bagaimana dengan mereka yang beragama lain ? Bukankah dalam ajaran agama islam, toleransi ataupun rasa saling menghormati begitu jelas diterangkan "Untukku Agamaku, Untukmu Agamamu" (Al-Kafiruun : 6). Saya pikir dengan salah satu ayat itu saja lebih dari cukup untuk menyadarkan kita tentang pentingnya rasa saling menghargai dengan sesama.
Yang sering Saya temukan dari kegelisahan mereka terhadap Pancasila terletak pada sila pertama "Ketuhanan Yang Maha Esa", ada beberapa orang yang mungkin sedikit terganjal hatinya mendengarkan kata Ketuhanan dan lebih nyaman dengan nama Tuhan agama yang dianutnya. Saya pikir, setiap agama membawakan ajaran yang baik. Jikapun ada yang salah, jangan menyalahkan agamanya tetapi lihatlah kepada diri kita sendiri. Bahkan tidak sedikit orang menggunakan ayat Al - Quran untuk dijadikan sebagai tameng untuk mengiyakan kebrutalan mereka. Dan ini mengingatkan saya pada sebuah foto yang didalamnya ada kutipan kata - kata Gus Dur yang di anggap sebagai salah satu tokoh yang mengajarkan tentang toleransi dan hidup beragama.
Dua paragraf di atas sebetulnya adalah sedikit dari kegelisahan saya sejak dulu tentang keadaan yang terjadi di Indonesia sekarang ini, ketika lebih banyak orang menutup diri dengan agamanya sendiri dan menganggap agama mereka lah yang paling benar. Lantas dimana rasa toleransi ? Dan dulu saya juga sempat akan menulis sebuah tulisan tentang hal ini, dan sampai sekarang masih betah disimpan di dalam draft posting blog hehe.
Ada hal yang menarik ketika mengaitkan Layang Jamus kalimusada dengan Pancasila. Pertama, Layang Jamus kalimusada adalah simbol dari Pandawa Lima. Sama halnya dengan Pancasila yang berjumlah 5 sila. Dan karakteristik yang dibawakan dari masing - masing Pandawa tersebut juga berbeda - beda. Inilah yang kemudian menjadi ketertarikan Saya terhadap keduanya. Apakah mungkin, pada saat pencetusan Pancasila mereka sempat berfikiran sejauh itu ? Jika melihat dalam video yang ada dalam pertunjukan wayang tersebut, mungkin akan terlihat bahwa Layang Jamus Kalimusada akan terlihat seperti sebuah buku ataupun pusaka.
Tetapi, bagi Saya itu hanyalah sebuah simbol untuk mempertegas bahwa "Cepot" telah mengambil sesuatu dari Kerajaan Amarta. Akan sulit jika harus menggambarkan Cepot mengambil sesuatu yang sebetulnya itu hanyalah sebuah pedoman. Dan jikapun ada yang sangat mendekati jika itu adalah sesuatu barang, maka itu sepertinya kitab. Karena, zaman dulu mungkin masih belum ada yang namanya e-book hehe.
Berbeda dengan Endong Semar yang jelas - jelas sering menjadi pelengkap atribut dalam kesehariannya. Sang Hyang Tunggal sendiri yang sebetulnya adalah kakek dari Cepot sudah dapat diterka pada akhir cerita oleh Semar. Makanya, dia tidak begitu banyak bicara mengenai kehilangan Layang Jamus Kalimusada tersebut. Mengingat bahwa Semar memang bukan manusia biasa, tetapi perwujudan setengah manusia dan dewa. Dan itu juga yang menjadikan anak - anaknya masih memiliki keturunan dewa dan dibekali dengan kesaktian masing - masing. Dibalik sikap Cepot yang konyol dan Dawala yang terlihat seperti orang yang tidak mengerti apa - apa, keduanya memiliki kekuatan yang bahkan tidak dapat ditandingi oleh para pandawa.
Nah, sebetulnya ada 1 judul lagi yang menarik dalam cerita pewayangan yang dapat menjadi gambaran Negara Indonesia pada masa sekarang ini. Dan untuk mendapatkan gelar sarjana baru - baru ini di salah satu Sekolah Tinggi swasta di kota kelahiran, Saya menulis sebuah skripsi yang berjudul "Nilai - Nilai Keislaman yang Terkandung dalam Cerita Wayang Lakon Trijaya Sakti (Analisis Filsfafat Pendidikan Islam)". Judul itulah yang kemudian menjadi jalan Saya untuk menyelesaikan studi terakhir. Memang sedikit aneh, ketika Saya yang jelas - jelas kuliah di jurusan PAI (Pendidikan Agama Islam) tiba - tiba ingin berbicara tentang wayang. Bahkan dosen, Ketua Jurusan, Dekan dan semua orang yang bertanya tentang tugas akhir Saya juga merasa aneh dan tertawa apalagi pemilik toko buku yang pada waktu itu menanyakan tentang ketertarikan Saya membeli buku tentang wayang. Karena kesulitan mengenai referensi, Saya pun harus keluar kota hanya untuk singgah beberapa jam lantas pulang lagi dengan membawa beberapa kumpulan artikel mengenai pewayangan.
Intinya, ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari Trijaya Sakti ini, baik itu mengenai kehidupan berbangsa, bernegara, beragama dan kepada sesama yang dapat kita pelajari dari cerita pewayangan ini. Kondisi yang tidak jauh berbeda dengan keadaan negara kita. Saling menyalahkan, egois, dan yang terpenting adalah bahwa kita sudah tidak mau lagi bersahabat dengan alam. Mungkin inilah yang kemudian menjadi salah satu penyebab banyaknya bencana yang terjadi sekarng ini. Dan bagi Gerry, mungkin Anda akan tertarik untuk lebih mengenalnya lebih jauh serta menuliskannya kembali di blog.
Salam.....
Tutup Lawang Sigotaka...
Ada hal yang menarik ketika mengaitkan Layang Jamus kalimusada dengan Pancasila. Pertama, Layang Jamus kalimusada adalah simbol dari Pandawa Lima. Sama halnya dengan Pancasila yang berjumlah 5 sila. Dan karakteristik yang dibawakan dari masing - masing Pandawa tersebut juga berbeda - beda. Inilah yang kemudian menjadi ketertarikan Saya terhadap keduanya. Apakah mungkin, pada saat pencetusan Pancasila mereka sempat berfikiran sejauh itu ? Jika melihat dalam video yang ada dalam pertunjukan wayang tersebut, mungkin akan terlihat bahwa Layang Jamus Kalimusada akan terlihat seperti sebuah buku ataupun pusaka.
Tetapi, bagi Saya itu hanyalah sebuah simbol untuk mempertegas bahwa "Cepot" telah mengambil sesuatu dari Kerajaan Amarta. Akan sulit jika harus menggambarkan Cepot mengambil sesuatu yang sebetulnya itu hanyalah sebuah pedoman. Dan jikapun ada yang sangat mendekati jika itu adalah sesuatu barang, maka itu sepertinya kitab. Karena, zaman dulu mungkin masih belum ada yang namanya e-book hehe.
Berbeda dengan Endong Semar yang jelas - jelas sering menjadi pelengkap atribut dalam kesehariannya. Sang Hyang Tunggal sendiri yang sebetulnya adalah kakek dari Cepot sudah dapat diterka pada akhir cerita oleh Semar. Makanya, dia tidak begitu banyak bicara mengenai kehilangan Layang Jamus Kalimusada tersebut. Mengingat bahwa Semar memang bukan manusia biasa, tetapi perwujudan setengah manusia dan dewa. Dan itu juga yang menjadikan anak - anaknya masih memiliki keturunan dewa dan dibekali dengan kesaktian masing - masing. Dibalik sikap Cepot yang konyol dan Dawala yang terlihat seperti orang yang tidak mengerti apa - apa, keduanya memiliki kekuatan yang bahkan tidak dapat ditandingi oleh para pandawa.
Nah, sebetulnya ada 1 judul lagi yang menarik dalam cerita pewayangan yang dapat menjadi gambaran Negara Indonesia pada masa sekarang ini. Dan untuk mendapatkan gelar sarjana baru - baru ini di salah satu Sekolah Tinggi swasta di kota kelahiran, Saya menulis sebuah skripsi yang berjudul "Nilai - Nilai Keislaman yang Terkandung dalam Cerita Wayang Lakon Trijaya Sakti (Analisis Filsfafat Pendidikan Islam)". Judul itulah yang kemudian menjadi jalan Saya untuk menyelesaikan studi terakhir. Memang sedikit aneh, ketika Saya yang jelas - jelas kuliah di jurusan PAI (Pendidikan Agama Islam) tiba - tiba ingin berbicara tentang wayang. Bahkan dosen, Ketua Jurusan, Dekan dan semua orang yang bertanya tentang tugas akhir Saya juga merasa aneh dan tertawa apalagi pemilik toko buku yang pada waktu itu menanyakan tentang ketertarikan Saya membeli buku tentang wayang. Karena kesulitan mengenai referensi, Saya pun harus keluar kota hanya untuk singgah beberapa jam lantas pulang lagi dengan membawa beberapa kumpulan artikel mengenai pewayangan.
Intinya, ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari Trijaya Sakti ini, baik itu mengenai kehidupan berbangsa, bernegara, beragama dan kepada sesama yang dapat kita pelajari dari cerita pewayangan ini. Kondisi yang tidak jauh berbeda dengan keadaan negara kita. Saling menyalahkan, egois, dan yang terpenting adalah bahwa kita sudah tidak mau lagi bersahabat dengan alam. Mungkin inilah yang kemudian menjadi salah satu penyebab banyaknya bencana yang terjadi sekarng ini. Dan bagi Gerry, mungkin Anda akan tertarik untuk lebih mengenalnya lebih jauh serta menuliskannya kembali di blog.
Salam.....
Tutup Lawang Sigotaka...
Sunday, February 2, 2014
Cara share update blog ke facebook, twitter dan google +
Jejaring sosial media memang menjadi salah satu permainan baru di kalangan anak muda pada masa kini, gadget yang hampir tidak lepas dalam genggaman menjadikannya tidak lagi sebagai sebuah kebutuhan tersier tetapi kebutuhan primer yang harus dan mesti dimiliki oleh setiap anak muda. Sayangnya, kecanggihan teknologi ini tidak dapat dimaksimalkan oleh semua orang. Gadget dan jejaring sosial media kebanyakan hanya dijadikan sebagai sebuah sarana hiburan dan ajang berekspresi. Internet yang semakin berkembang pesat sekarang ini semestinya dapat dimanfaatkan oleh kita semua untuk sesuatu yang lebih bermanfaat.
Online shop misalnya yang sekarang menjadi salah satu pilihan untuk meraup pundi - pundi rupiah sebetulnya menjadi celah yang sangat potensial untuk menambah penghasilan. Nah, jejaring sosial inilah yang kemudian dapat dijadikan sebagai sebuah sarana untuk lebih meningkatkan omset penjualan. Seperti pepatah bilang, tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak.... #AhSudahlah. (Ayo fokus....fokus....)
Kembali ke topik semula, dengan adanya beberapa jejaring sosial yang bisa dijadikan sebagai sebuah sarana untuk meningkatkan pelanggan kepada online shop yang dimiliki tentunya tidak semudah membalikan bola mata, eh membalikan tangan...(ayo fokus....fokus...). Nah, walaupun saya tidak terjun ke dunia online shop, karena tidak punya parasut, nanti kalo jatuh terus meninggal, lalu siapa yang mau update blog ini lagi ? hehe. Tetapi, saya juga menggunakan beberapa cara ini untuk hal yang lain. Intinya adalah sama, membuat orang tertarik tentang apa yang kita miliki. Tapi jangan ditarik ulur, entar kesannya kayak diPHP-in hahaha.
Ya sudah, daripada nanti ujung - ujungnya malah jadi curhat mending langsung saja ke topik kita semula. Yang pertama, yang perlu kita butuhkan adalah kopi, rokok, cemilan dan harapan. Kenapa harapan ? karena hanya dengan bermodal harapan lah kita dapat mewujudkan semua impian yang kita inginkan... "Ciyeee harapan ciyeeee". Oke serius, yang pertama kita butuhkan adalah akun jejaring sosial, anggap saja kita sudah punya facebook, twitter, google plus dan blog. Karena saya pikir, 3 jejaring sosial itu lah yang lebih mendominasi pada saat ini ditambah dengan blog. Walaupun blog terkesan sudah terkesan ketinggalan zaman, percayalah bahwa blog masih menjadi salah satu pilihan yang bagus jika berhubungan dengan sosial media. Selain lebih leluasa, fitur blog juga memberikan fitur yang lebih banyak dibandingkan jejaring sosial lainnya.
Nah, lantas bagaimana menggunakan blog agar dapat menarik pengunjung yang akan menjadi pelanggan kita.
1. Buat "widget" Fan page di di blog
Kenapa kita harus menampilkan fan page di blog ? Itu adalah salah satu ciri bahwa kita mempunyai jaringan yang cukup luas. Lantas bagaimana caranya ? Begini caranya :
a. Anggap saja kita sudah punya salah fan page yang bisa dijadikan untuk berjualan online.
b. Log in ke akun fb anda dan klik link ini . Nah, nanti akan muncul tampilan seperti ini

Silakan isi alamat url fan pagenya dengan menggunakan fan page yang anda miliki, untuk yang lainnya silakan atur sesuai keinginan masing - masing.
c. Setelah anda selesai dengan settingan yang dikehendaki, klik GET CODE. Dan nanti akan ada tampilan seperti ini jreng.....jreng.....jreng.....

e. Selanjutnya yaitu log ini ke akun blog yang anda miliki. dan akan muncul tampilan seperti ini

f. Klik yang diberi tanda panah, dan pilih template (yang dilingkari).
g. Sebelum mengubah template biasakan untuk membackup template yang telah disetting sebelumnya untuk menjaga penambahan widget atau mengganti template gagal sehingga bisa direstore kembali pada settingan kita yang terakhir dengan cara mengklik tombol backup/restore di sudut kanan atas. Pilih download full template and close.
h. Jika sudah memback up, masih di tampilan yang sama. Klik "edit html"
i. Lantas cari kode <body>, untuk memudahkan gunakan "Ctrl+F" lalu ketikan kode yang tadi lalu klik Enter
j. Setelah ditemukan "copy" kan kode pertama dari fans page tadi dan "paste" kan di bawah <body> seperti tampilan gambar di bawah ini :

l. Nah, setelah selesai tinggal pilih layout yang ada di kiri dashboard blog anda untuk menyimpan widget fans page anda di blog.
m. Klik Add gadget dan pilih HTML/Java Script dengan mengklik tombol (+) yang ada disudut kanan atasnya. Masukan kode kedua yang dari fans page tadi di kolom content dan klik SAVE
o. Setelah itu, silakan atur dengan senang hati posisi widget tersebut dimanapun yang anda inginkan dengan mendragnya. Jangan lupa, setelah anda menyeting posisinya biasakan klik Save Arrangement agar yang akan ditampilkan di blog nanti adalah hasil editan terakhir
p. Nah, sekarang tinggal di cek apakah widget tersebut dengan mengklik View Blog yang ada di sudut kiri atas.
Sharing update ke social media merupakan salah satu strategi hebat untuk meningkatkan traffic,
popularitas, dan visibilitas blog. Dan pekerjaan ini akan jauh lebih
mudah lagi jika dilakukan secara otomatis, tanpa harus membuka halaman
baru, menulis detail, apalagi murni secara manual.
Google+
adalah salah satu social media yang terus berkembang, dan hebatnya
lagi, memiliki keunggulan dalam hal peningkatkan visibilitas di hasil
pencarian (SERP) Google. So, sudah sangat pasti melakukan aktivitas
sharing di Google+ adalah suatu "keharusan". Saya akan memberikan tips
sederhana bagi anda yang belum pernah melakukan auto post update blog ke Google+
secara otomatis, dan sampai saat ini masih melakukannya secara manual.
Bagi anda yang sudah melakukan trik ini bisa ikut menyimak kalau-kalau
ada hal yang terlewatkan, atau... sederhana saja, silahkan tinggalkan
dan lanjutkan ke posting-posting lainnya. :)
Salah satu syarat agar dapat melakukan update secara otomatis dari
dashboard Blogger ke Google Plus adalah dengan menghubungkan atau
"menyatukan" kedua akun Blogger dan Google+.
Setelah itu, setiap update posting, sebuah "share box" akan muncul dan
anda siap membaginya ke circle Google+ yang anda miliki. Dan juga, perlu
diperhatikan, cara ini hanya untuk Blogger, dan Googleplus telah menjelaskan dengan gamblang bahwa cara ini tidak tersedia untuk blog berkonten "dewasa". Jadi bagaimana cara melakukannya? Mari kita lihat.
Hubungkan Akun Blogger dengan Google+
Sebagai persyaratan untuk bisa auto update ke Google+, anda harus
menyatukan kedua account. Jika kedua akun sudah digabungkan,
beruntunglah anda :). Signin ke Blogger Dashboard, dan buka menu pada
bagian kanan atas, letaknya di bawah setting profil:
Dan anda akan ke halaman "switch" untuk mengubah dan menjadikan account Blogger menjadi bagian account Google Plus :
Di bagian bawahnya, anda akan melihat interface seperti ini:
Sekarang, anda telah siap untuk melakukan perpindahan akun (menyatukan keduanya). Cukup centang "I've read bla bla bla..." dan klik "Switch Now".
Jika di kemudian hari anda menemukan bahwa ini tidak menguntungkan, anda
tinggal menggunakan cara yang persis sama di atas, dan di sana akan ada
pilihan untuk memisahkan kembali kedua account.
Sharing Update Post
Auto Share dari Google+ ke Twitter dan Facebook
Setelah membagi artikel ke Google+, tentu anda juga membagikannya ke
social media lain, misalnya Twitter dan Facebook. Jika semua dilakukan
secara manual, tentu akan semakin memperpanjang waktu yang dibutuhkan.
Nah setelah tadi melakukan auto post ke Google+, anda dapat melakukan
share ke Twitter dan Facebook secara otomatis pula, ingat 100% otomatis.
Bagaimana caranya?
Setelah banyaknya penggunaan aplikasi
update status otomatis dari Facebook ke Twitter maupun Tweet Twitter ke
Facebook, banyak yg menanyakan tentang auto post dari & ke Google Plus (G+).
Sayangnya, sampai saat artikel ini ditulis, Google belum share API
Google+ sehingga para developer belum dapat mengembangkan aplikasi untuk
menghubungkan atau melakukan autopost dari Google+ ke social media lain
maupun sebaliknya.
Apa sih keuntungan melakukan
auto post status? Seorang user dapat menyampaikan informasi (status)
dari suatu social media ke social media lain tanpa harus
posting/menuliskan satu persatu ke masing-masing social media. Dengan
aplikasi tertentu, user dapat posting suatu status dengan sekali post
saja. Selanjutnya, secara viral, aplikasi akan menyebarkan ke social
media lain secara otomatis.
Kembali ke Google+. Seperti yg
sudah disebutkan, Google+ belum memungkinkan adanya aplikasi yg
berfungsi seperti itu. Namun, kita dapat mengakalinya dengan menggunakan
layanan tertentu serta menggunakan aplikasi yg sudah ada. Setidaknya,
kita dapat melakukan auto publish dari Google+ ke Twitter & Facebook. Sistem kerjanya adalah sebagai berikut:
Mendaftarkan halaman post Google+ ke sebuah layanan > Layanan tersebut membaca setiap update Google+ > Post tersebut diteruskan ke Twitter (setelah melakukan verifikasi aplikasi layanan) > Dengan menggunakan aplikasi auto publish tweet, post tersebut diteruskan ke Facebook.
Cara Auto Post Google+ ke Twitter & Facebook
Seperti
yg dijelaskan di atas, ada layanan yg mempublish posting Google+ ke
Twitter. Layanan tersebut sebenarnya tidak menggunakan API, melainkan
berlangganan posting user di Google+ dan meneruskannya menjadi tweet di
Twitter. Layanan tersebut adalah ManageFlitter. Berikut langkah
selengkapnya:
Auto Post dari Google+ Ke Twitter
1. Masuk ke halaman ini.
2. Hubungkan dengan Google+ anda. Masukkan url id Google +, pastikan akhiri dengan /posts. Contoh:
https://plus.google.com/118429127307284257839/posts
Url
ID Google Plus dapat dilihat pada halaman profil Google+. Copy url ID
pada bagian address bar. Setelah mendapatkan urlnya + diakhiri /posts, masukkan ke dalam kolom.
3. Connect & Authorize dengan account Twitter
4.
Setelah proses autorisasi selesai, maka post/status Google+ akan
terkirim secara otomatis ke Twitter sebagai tweet. Pastikan post G+ anda
diset ke public karena ManageFlitter hanya akan memposting post yg
demikian.
Auto Post dari Twitter ke Facebook
Jika
ingin post tersebut juga terposting secara otomatis ke Facebook, maka
langkah yg harus dilakukan belum selesai. Untuk auto
publish/menghubungkan tweet ke status Facebook secara otomatis,
langkahnya cukup sederhana:
1. Pastikan telah login di Twitter.
2. Masuk ke halaman https://twitter.com/settings/profile. Lihat pada bagian paling bawah (Facebook)
3. Connect akun twitter dengan akun Facebook, pilih profile/page yg ingin dihubungkan.
Perhatikan gambar berikut yg menunjukkan urutan prosesnya:
4. Setelah setting selesai, save.
Dengan langkah-langkah di atas, kini anda dapat menghubungkan akun Google Plus dengan Twitter & Facebook hanya dengan satu langkah saja. Semoga tips kecil ini bermanfaat.
Have a nice social networking and blogging!
Friday, December 6, 2013
"KOSONG"
Belakangan ini saya tidak mengerti dengan apa yang sedang dirasakan. Selama 23 tahun dan baru kali ini merasakan hal yang seperti ini. Ada sebuah perasaan dimana saya benar – benar tidak merasakan apapun. Tidak senang, tidak sedih dan tidak keduanya. Entah perasaan seperti apa ini sebenarnya ?
Bermain PES tidak lagi memberikan kesenangan yang begitu menggembirakan. Bermain, memasukan bola, goal dan sudah begitu saja, tidak ada yang special seperti sebelumnya. Tidak ada rasa greget yang bisa menimbulkan semangat ketika memainkannya.
Belakangan ini pun menikmati kopi tak lebih seperti minum air putih biasa, tidak ada sensasi ketika menghirup aroma kopi setelah baru saja di seduh. Merokok pun tidak ada lagi kesenangannya, tak lebih dari sekedar menghisap asap lantas menyemburkannya lagi. Dan terus saja begitu.
Ketika membaca buku, tidak ada ekspresi yang berlebihan seperti biasanya. Setiap kalimat yang dibaca, lembar demi lembar halaman yang di bolak balik tidak memberikan makna dari setiap kata yang telah di lewati. Ekspresi yang biasa saja, datar, tak ada yang special.
Lalu apa ini ? sampai saat ini saya belum bisa mendapatkan jawabannya. Hampir setiap malam saya berdiam diri di kamar, untuk befikir dan mencari sesuatu hal yang bisa mengembalikan lagi senyuman, atau paling tidak rasa sedih yang selama ini tersimpan entah dimana. Dan sampai saat ini pun belum pernah menemukan titik terangnya.
Tidak hanya itu, inspirasi yang selama ini selalu hadir ketika bekerja atau melakukan aktifitas lainnya seakan ikut hilang. Semuanya tersimpan baik di sini, di dada yang sepi. Dia tak mampu untuk keluar, meneriakan apa yang dirasakannya. Seperti ada sebuah tembok besar yang menghalangi, supaya semua ini tidak bisa menyembur keluar.
Layaknya gunung yang sudah lama tertidur, menahan semua magma yang ada di dalamnya. Dan pada saatnya nanti akan keluar dengan sendirinya setelah semuanya tidak mampu lagi tertahan. Apakah hati ini juga sama demikian ? Sedang menikmati masa – masa tertidur pulas dalam kesendirian dan kesepiannya dan akan “memberontak” pada akhirnya nanti. Siapa tahu ? Saya sendiri tidak bisa memprediksikannya.
Yang jelas, pertanyaan ini pun belum bisa terjawab. Apakah ini yang di sebut dengan “kosong” ? hampa ? atau sesuatu yang lebih mengerikan daripada keduanya ? Saya tidak pernah tahu, tapi secepatnya harus keluar dari lingkaran ini. Apapun dan bagaimanapun caranya.
Ketika Saya menyelesaikan tulisan ini, perasaan ini masih tetap saja sama. Ekspresi yang datar, memainkan asap rokok dan perasaan yang sedikit linglung.
Sunday, December 1, 2013
"BODOH"
"Kalo bicara soal urusan bimbingan skripsi, pasti selalu ada istilah "di jailin dosen". Tapi yang ini beda, giliran mahasiswa yang sedikit "ngejailin dosen"... "
Kalo ada mahasiswa yang bimbingan hari minggu ke rumah dosen, udah ga ketulungan tuh rajinnya si mahasiswa. Sama seperti saya, yang pas hari minggu kemarin niat bener buat bimbingan sama dosen pembimbing walaupun mesti hujan - hujanan dan nyita waktu istirahat. Maklum, namanya juga di buru waktu sidang sama wisuda. Walaupun pada akhirnya, dosen ga ketemu apalagi dapet tanda tangan sama minta revisian. Meskipun begitu, sore kemarin memberikan banyak pelajaran dari kebodohan yang saya lakukan.
Begini ceritanya....
Sore itu, saya ada janji sama dosen pembimbing 2 buat ngasih skripsi buat yang pertama kalinya. Meskipun cuaca mendung, berangkatlah saya dengan si kuda besi dengan maksud untuk menemui sang dosen. Walaupun mesti nanya dulu di jalan, karena ga pernah kerumah beliau sebelumnya. Setelah beberapa kali muter - muter di salah satu perumahan ternama di kota saya itu, ketemulah itu rumah. Dengan sebuah mobil volkswagen yang terparkir tepat di depan rumahnya. Ah, sungguh mobil klasik yang elegan.
Sesampainya di depan pintu rumah, saya membaca nama beliau di salah satu sticker sensus pemilihan umum, sesaat itu juga, saya berkata dalam hati "Ah, udahlah ga salah lagi ini rumahnya...". Langsung saja di ketuk pintu itu, berharap ini memang benar - benar rumahnya dan pertemuan ini akan segera berakhir.
Nyatanya, keinginan ini tidak berjalan mulus. Ada kekhawatiran ketika melihat deretan foto keluarga yang menghiasi ruang tamu waktu itu. Kekhawatiran itu pula yang membuat semuanya menjadi kacau. Ada perasaan yang entah darimana datangnya yang mengatakan kalau itu bukan rumah dosen yang saya tuju. Semakin lama terus saja perasaan ini semakin kuat, keinginan untuk segera meninggalkan rumah itu secepatnya dengan keyakinan bahwa saya salah rumah. Sampai akhirnya, dengan setelah sekian lama, dengan hati yang berat dan langkah yang mengendap ngendap Saya meninggalkan ruangan itu tanpa ucapan perpisahan kepada orang rumah.
Di perjalanan pulang, ternyata kegelisahan ini tidak berhenti begitu saja. Justru sebaliknya, perasaan bahwa itu benar - benar rumah dosen tersebut begitu kuat. Sempat berhenti sejenak, hanya untuk mengecek bahwa no telpon tersebut benar - benar milik beliau. Dan ketika menyadari hal bodoh itu, Saya langsung saja bergegas pulang ke rumah. Jangan sampai sudah melakukan hal bodoh, dan juga harus kehujanan di jalan.
Ah....betapa bodohnya seorang mahasiswa yang bisa mempunyai perasaan seperti itu, ketika dia benar - benar membutuhkan bimbingan dari seorang dosen, biar skripsinya cepat selesai. Sesampainya di rumah, saya langsung bergegas membuka handphone dan mengirim pesan kepada beliau
"Pak, maaf sepertinya saya tidak bisa ke rumah. Di sini hujan besar. Mungkin besok pak..."
"Oh iya, kirain yang tadi ke rumah terus pulang tanpa pamitan"
"Enggak pak, gak sempet keluar. Gimana kalo besok ke sekolah bapak?"
"Oh iya boleh, jam 9"
"Iya, makasih pak"
Kurang lebih seperti itu perbincangan kami lewat sms, saya bersyukur bahwa beliau tidak begitu mengenal saya sebelumnya, meskipun pernah mengajar salah satu mata kuliah. Entah semester berapa, dan mata kuliah apa, saya kurang mengingatnya. Ah, saya memang mahasiswa yang kurang ajar hehe.
Imbas dari kebodohan ini tidak berhenti begitu saja, niat - niat ingin berbohong untuk menenangkan diri, nyatanya kegelisahan ini semakin menjadi - jadi. Makan tak enak, merokok tak enak, bahkan diam pun tidak enak. Seperti ada perasaan tertekan, dan perasaan bahwa kebohongan ini akan terbongkar.
Sampai akhirnya saya berfikir, bahwa seandainya tadi lebih tenang mungkin kebodohan ini tidak akan pernah terjadi. Saya akui, belakangan ini memang bisa di sebut stress. Pekerjaan yang begitu banyak, dan berbagai hal yang harus di pikirkan atau memang yang tidak pantas dipikirkan menyelimuti kepala saya ini. Hal - hal kecil yang tidak bisa diselesaikan begitu saja, atau hal - hal besar yang sampai sekarang tidak ada ujungnya.
Saya hanya bisa berharap, bahwa kebodohan ini tidak akan terjadi untuk kedua kalinya. Dan malam ini, Saya bisa tidur dengan nyenyak. Semoga :)
Nyatanya, keinginan ini tidak berjalan mulus. Ada kekhawatiran ketika melihat deretan foto keluarga yang menghiasi ruang tamu waktu itu. Kekhawatiran itu pula yang membuat semuanya menjadi kacau. Ada perasaan yang entah darimana datangnya yang mengatakan kalau itu bukan rumah dosen yang saya tuju. Semakin lama terus saja perasaan ini semakin kuat, keinginan untuk segera meninggalkan rumah itu secepatnya dengan keyakinan bahwa saya salah rumah. Sampai akhirnya, dengan setelah sekian lama, dengan hati yang berat dan langkah yang mengendap ngendap Saya meninggalkan ruangan itu tanpa ucapan perpisahan kepada orang rumah.
Di perjalanan pulang, ternyata kegelisahan ini tidak berhenti begitu saja. Justru sebaliknya, perasaan bahwa itu benar - benar rumah dosen tersebut begitu kuat. Sempat berhenti sejenak, hanya untuk mengecek bahwa no telpon tersebut benar - benar milik beliau. Dan ketika menyadari hal bodoh itu, Saya langsung saja bergegas pulang ke rumah. Jangan sampai sudah melakukan hal bodoh, dan juga harus kehujanan di jalan.
Ah....betapa bodohnya seorang mahasiswa yang bisa mempunyai perasaan seperti itu, ketika dia benar - benar membutuhkan bimbingan dari seorang dosen, biar skripsinya cepat selesai. Sesampainya di rumah, saya langsung bergegas membuka handphone dan mengirim pesan kepada beliau
"Pak, maaf sepertinya saya tidak bisa ke rumah. Di sini hujan besar. Mungkin besok pak..."
"Oh iya, kirain yang tadi ke rumah terus pulang tanpa pamitan"
"Enggak pak, gak sempet keluar. Gimana kalo besok ke sekolah bapak?"
"Oh iya boleh, jam 9"
"Iya, makasih pak"
Kurang lebih seperti itu perbincangan kami lewat sms, saya bersyukur bahwa beliau tidak begitu mengenal saya sebelumnya, meskipun pernah mengajar salah satu mata kuliah. Entah semester berapa, dan mata kuliah apa, saya kurang mengingatnya. Ah, saya memang mahasiswa yang kurang ajar hehe.
Imbas dari kebodohan ini tidak berhenti begitu saja, niat - niat ingin berbohong untuk menenangkan diri, nyatanya kegelisahan ini semakin menjadi - jadi. Makan tak enak, merokok tak enak, bahkan diam pun tidak enak. Seperti ada perasaan tertekan, dan perasaan bahwa kebohongan ini akan terbongkar.
Sampai akhirnya saya berfikir, bahwa seandainya tadi lebih tenang mungkin kebodohan ini tidak akan pernah terjadi. Saya akui, belakangan ini memang bisa di sebut stress. Pekerjaan yang begitu banyak, dan berbagai hal yang harus di pikirkan atau memang yang tidak pantas dipikirkan menyelimuti kepala saya ini. Hal - hal kecil yang tidak bisa diselesaikan begitu saja, atau hal - hal besar yang sampai sekarang tidak ada ujungnya.
Saya hanya bisa berharap, bahwa kebodohan ini tidak akan terjadi untuk kedua kalinya. Dan malam ini, Saya bisa tidur dengan nyenyak. Semoga :)
Saturday, November 16, 2013
Menunggu
Hello blogger... :)
Ah lama rupanya, sudah tidak menulis lagi di blog sederhana ini. Memang banyak hal yang mestinya bisa diceritakan, tetapi ketika semuanya berhubungan dengan sesuatu yang lebih privasi, terkadang saya selalu berfikir kembali untuk menuliskannya disini.
Entah kenapa, ada keinginan tiba - tiba untuk kembali menulis. Ya, sekedar cerita - cerita ringan tentang kehidupan Saya yang pada kenyataannya memang monoton. Tidak banyak hal - hal baru, hanya mengulang kembali cerita yang sudah dituliskan sebelumnya. Masih tentang skripsi dan cinta yang sampai sekarang belum sempat untuk diapresiasi Hahaha....
Kita mungkin pernah mengalami beberapa kejadian, dimana apa yang diprediksikan sebelumnya benar - benar terjadi. Saya termasuk orang yang sering mengalami kejadian tersebut, dan entah ini menjadi sebuah indera keenam ataupun tidak, yang jelas Saya bangga memiliki keahlian tersebut. Mungkin kedepannya bisa saja menjadi seorang peramal heuheu.
Misalnya, ketika Saya mempunyai perasaan bahwa skripsi yang telah ditulis ini pada akhirnya akan mengalami revisi yang cukup besar. Benar saja, beberapa hari kemarin dengan niat ingin melakukan bimbingan, sang Dosenpun menyuruh untuk mengganti lagi judul yang sebelumnya sudah diseminarkan. Menyakitkan memang, apalagi ketika semua bahan skripsinya sudah beres dan tinggal di jilid saja. Tetapi, setidaknya ini bisa menjadi sebuah pembelajaran kedepannya bahwa skripsi itu harus sesuai dengan keinginan dengan Dosen pembimbing, bukannya dosen yang lain.
Berawal ketika salah satu dosen yang sebelumnya menjadi penguji seminar, dia menyuruh untuk menyelesaikan skripsi dan setelah itu baru melakukan bimbingan. Pada awalnya dia akan bertanggung jawab dengan apa yang telah dikatakan sebelumnya. Kenyataannya, ketika Saya menceritakan kembali apa yang terjadi dia malah menyuruh untuk mengikuti apa yang dikatakan pembimbing. Ah, dasar Dosen yang tidak konsisten. Entah apa maksudnya menyuruh demikian, yang jelas Saya sudah terlanjur melakukan apa yang diinginkannya. Sudahlah, Saya sudah terlanjur untuk tidak mempercayainya lagi. Sudah terlalu banyak omong kosong yang dikatakan sebelumnya.
Hari ini, rencananya datang ke kampus untuk bimbingan kedua. Tapi, sepertinya sang Dosen tidak menampakan batang hidungnya. Ternyata, menemukan Dosen pembinbing sama sulitnya dengan menemukan belahat hati. Hahaha....
Sambil menunggu hujan, di kantin ini Saya masih menanti balasan pesan yang Saya kirim sekitar setengah jam lalu, dan ditelponpun tidak ada jawaban. Banyak mahasiswa yang sedang nongkrong di kantin ini, dan Saya masih asyik senyum - senyum sendiri menuliskan kebodohan ini di blog. Entah apa yang mereka pikirkan, dan Saya tidak peduli. Siapa mereka ? Saya pun tidak mengenalnya heuheu
Setelah hampir sekitar 1 jam menunggu, sang Dosen pun tidak memberi kabar kedatangannya. Dan ketika Saya menyelesaikan tulisan ini, keadaannya masih tetap sama. Ah, mungkin harus menunggu lebih lama lagi atau lebih baik pulang saja :D
Ah lama rupanya, sudah tidak menulis lagi di blog sederhana ini. Memang banyak hal yang mestinya bisa diceritakan, tetapi ketika semuanya berhubungan dengan sesuatu yang lebih privasi, terkadang saya selalu berfikir kembali untuk menuliskannya disini.
Entah kenapa, ada keinginan tiba - tiba untuk kembali menulis. Ya, sekedar cerita - cerita ringan tentang kehidupan Saya yang pada kenyataannya memang monoton. Tidak banyak hal - hal baru, hanya mengulang kembali cerita yang sudah dituliskan sebelumnya. Masih tentang skripsi dan cinta yang sampai sekarang belum sempat untuk diapresiasi Hahaha....
Kita mungkin pernah mengalami beberapa kejadian, dimana apa yang diprediksikan sebelumnya benar - benar terjadi. Saya termasuk orang yang sering mengalami kejadian tersebut, dan entah ini menjadi sebuah indera keenam ataupun tidak, yang jelas Saya bangga memiliki keahlian tersebut. Mungkin kedepannya bisa saja menjadi seorang peramal heuheu.
Misalnya, ketika Saya mempunyai perasaan bahwa skripsi yang telah ditulis ini pada akhirnya akan mengalami revisi yang cukup besar. Benar saja, beberapa hari kemarin dengan niat ingin melakukan bimbingan, sang Dosenpun menyuruh untuk mengganti lagi judul yang sebelumnya sudah diseminarkan. Menyakitkan memang, apalagi ketika semua bahan skripsinya sudah beres dan tinggal di jilid saja. Tetapi, setidaknya ini bisa menjadi sebuah pembelajaran kedepannya bahwa skripsi itu harus sesuai dengan keinginan dengan Dosen pembimbing, bukannya dosen yang lain.
Berawal ketika salah satu dosen yang sebelumnya menjadi penguji seminar, dia menyuruh untuk menyelesaikan skripsi dan setelah itu baru melakukan bimbingan. Pada awalnya dia akan bertanggung jawab dengan apa yang telah dikatakan sebelumnya. Kenyataannya, ketika Saya menceritakan kembali apa yang terjadi dia malah menyuruh untuk mengikuti apa yang dikatakan pembimbing. Ah, dasar Dosen yang tidak konsisten. Entah apa maksudnya menyuruh demikian, yang jelas Saya sudah terlanjur melakukan apa yang diinginkannya. Sudahlah, Saya sudah terlanjur untuk tidak mempercayainya lagi. Sudah terlalu banyak omong kosong yang dikatakan sebelumnya.
Hari ini, rencananya datang ke kampus untuk bimbingan kedua. Tapi, sepertinya sang Dosen tidak menampakan batang hidungnya. Ternyata, menemukan Dosen pembinbing sama sulitnya dengan menemukan belahat hati. Hahaha....
Sambil menunggu hujan, di kantin ini Saya masih menanti balasan pesan yang Saya kirim sekitar setengah jam lalu, dan ditelponpun tidak ada jawaban. Banyak mahasiswa yang sedang nongkrong di kantin ini, dan Saya masih asyik senyum - senyum sendiri menuliskan kebodohan ini di blog. Entah apa yang mereka pikirkan, dan Saya tidak peduli. Siapa mereka ? Saya pun tidak mengenalnya heuheu
Setelah hampir sekitar 1 jam menunggu, sang Dosen pun tidak memberi kabar kedatangannya. Dan ketika Saya menyelesaikan tulisan ini, keadaannya masih tetap sama. Ah, mungkin harus menunggu lebih lama lagi atau lebih baik pulang saja :D
Saturday, September 7, 2013
"HIM"
Membuka facebook selalu saja menyajikan hal – hal yang cukup pedih. Siang ini, Tuhan cukup berbaik hati karena telah membuat koneksi internet siang ini berantakan. Entah apa yang terjadi, seandainya koneksi tadi siang lancar. Mungkin Aku sudah mendatangi tempat yang sedang kalian datangi juga. 2 tempat yang entah kenapa menjadi pusat perhatian pikiranku belakangan ini. Dan benar saja, tadi siang kalian pergi ke tempat itu. Ah, sebuah fantasi yang hanya sekedar menjadi fantasi. Berniat mengajakmu pergi kesana dan sudah didahului oleh pacarmu. Entahlah, ada banyak hal yang sempat terpikirkan dan akhirnya benar – benar terjadi. Seperti kisah siang ini.
Yang lebih menyedihkan lagi adalah, lukisan sketsa yang selama ini akan menjadi hadiah ulang tahunmu yang ke-22 belum juga sempat diberikan. Selalu saja ada halangan ketika akan memberikannya, semacam ada penghalang yang menuntut untuk tidak melanjutkan rencana ini. Tapi, bagaimanapun juga kado ini harus benar – benar diberikan, jangan seperti tahun – tahun yang lalu. Sebuah pertanyaan yang masih menyisakan tanda tanya hingga saat ini. “Sejauh mana hadiah ini akan berarti untukmu ?”. Mungkin hanya akan jadi penghias, mungkin tidak akan di pasang di ruang tamu, atau mungkin akan selalu nyaman berada di kolong tempat tidur. Aku tak akan pernah tahu.
Kembali berimajinasi tentang aktifitasmu tadi siang, sepertinya menyenangkan, dan dia selalu bisa membuatnya seperti itu. Dan Aku ? Kamu tau sendiri, sepanjang kita main tidak pernah berakhir dengan senyuman….heuheu. Aku memang tidak punya pengalaman yang cukup banyak tentang hal – hal seperti ini. Atau paling tidak, bayangan ketika melihatmu dibonceng menggunakan sepeda motornya. Melihat kalian tertawa bersama di atas motor itu adalah kebahagiaan yang paling menyakitkan. Beruntunglah dia yang tahu bagaimana membuat hidupmu menjadi lebih berwarna, menghiasi harimu dengan senyuman dan dengan hal – hal baru yang bisa membuatmu menikmati hidup ini. DIA bukan AKU !!! :).
Jangankan untuk membuatmu bahagia, membahagiakan diriku saja aku masih belum mampu. Sepertinya aku sudah terlalu kehabisan akal untuk bisa melakukan apa yang sudah dia lakukan. Dia bawa kamu ke kebun binatang, masih ingat ketika Aku membawamu ke salah satu rest area yang waktu itu baru saja rampung, hasilnya FAILED. Dia bawa kamu ke solaria, bebek goreng, atau tempat tongkrongan lain yang mungkin ga pernah Aku tahu, dan dia berhasil membuatmu “tertawa sendiri”. Masih ingat pas aku ngajak kamu makan ke rumah makan biasa, “Kalau mau makan kayak gini, mending di rumah aja aku pasakin”, hasilnya FAILED. Dan yang lebih parah adalah dia dan aku sama – sama bawa kamu ke sebuah tempat wisata (situ) yang sama. Melihat senyumanmu ketika di foto, kita sama – sama tahu apa yang sudah terjadi di sana. Dan aku, Aku bahkan ga punya satupun foto pas kita kesana, ini yang lebih FAILED. Aku ga tau, harus bandingin yang mana lagi, sepertinya aku ga ada bagus”nya selama ini. Lantas, apa yang mesti dibanggakan ? Apa yang bakal jadi penilaian kamu buat milih Aku ? NOTHING !!! I am just NOTHING
Monday, September 2, 2013
All The Best for You, My Dream
Happy Birth Day To You.....
Beberapa menit lagi, genap umurmu akan menjadi 22. Dan apa yang selama ini aku pikirkan, ternyata benar menjadi kenyataan. Surprise di malam hari, kue, lilin, "22" dan kalian berbagi doa bersama. Mungkin sama seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya. Entah kado apa yang dia berikan kali ini, setelah 1 tahun yang lalu dia memberikan sebuah boneka "senyum" berwarna kuning. Mungkin kamu tidak pernah menceritakannya, tapi Aku tau benar siapa orang itu.
Puji Tuhan, sejak pukul 7 aku langsung memutuskan untuk keluar rumah. Sebagai sebuah antisipasi, untuk tidak melihat kemesraaan kalian berdua. Terakhir kali aku melihat kejadian seperti itu, kaca speedometer menjadi sasaran empuk untuk menjadi pelampiasan. Dan malam ini, aku tidak ingin mengulang kekonyolan itu lagi. Aku akan senang melihat kamu bahagia, tapi aku juga tidak bisa membohongi perasaan diri sendiri. Ketika melihatmu bahagia dengan orang lain, aku selalu berfikir bahwa selama ini aku tidak pernah bisa membuat kamu seperti itu. Ketika kita "keluar" pun, aku tak pernah merasakan itu, merasakan kalau kamu benar - benar bahagia. I CAN'T MAKE YOU HAPPY.
![]() |
Kue itu mungkin lebih dari cukup untuk membuat malam ini begitu berkesan, tapi yang lebih berkesan adalah orang yang memberikannya kepadamu. Terkadang, apa yang dibutuhkan adalah pemberian dari orang yang "tepat". Aku juga sudah menyiapkan sebuah hadiah untukmu, hanya saja yang selama ini menjadi pikiranku adalah sejauh mana itu akan berarti buatmu. Aku juga sama ingin memberikannya malam ini, tapi aku tahu, akan ada orang lain yang melakukan hal yang sama. Dan aku lebih baik mencari waktu lain untuk melakukannya. Mungkin akan sedikit terlambat, atau mungkin kado itu juga tidak akan pernah berarti apa - apa buatmu. Tapi setidaknya, Aku sudah berusaha.
Meskipun sudah 1 minggu lebih kita tidak pernah ada komunikasi lagi, tapi aku tidak akan pernah lupa hari ini. It'll be Your special day. Setelah baru - baru ini lulus menjadi seorang sarjana IT, lantas apalagi kado yang paling akan membuatmu bahagia selain menikmati malam ini dengan orang yang kamu sayangi. Berbagi cinta, cerita, dan..................ah sudahlah, terlalu sakit jika harus membayangkan itu semua.
Malam ini, bukan waktu yang tepat untuk sekedar mengucapkan ucapan ulang tahun atau memberikan hadiah ini. Karena saat ini, kamu pasti sedang merasakan kebahagiaan yang begitu sangat. Dan ketika aku memaksakan ini semua, maka yang terjadi adalah INI BENAR - BENAR TIDAK AKAN BERARTI BUATMU. Seperti memberi segelas air putih, ketika kamu jelas - jelas sedang meminum segelas jus yang segar. Aku hanya tidak ingin terlihat bodoh.
Tapi, apapun yang akan terjadi nanti pada akhirnya aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Mungkin akan terasa pedih, tapi lebih baik melihatmu bahagia dengan orang lain daripada harus hidup denganku dan kamu tidak pernah mendapatkan itu semua. All the best for you, My Dream ^_^
Friday, June 14, 2013
True Love Story (Video)
Malam ini Saya berkeliling ke sebuah akun twitter orang lain, setelah membaca salah satu tweetnya yang cukup menarik tentang kedatangan Karen Armstrong ke Indonesia untuk menyebarkan "The Message Of Compassion" . Saya memang suka dengan beliau, karena buku nya yang benar - benar menginspirasi untuk menjalani hidup yang lebih baik. Tetapi, bukan itu yang akan Saya ceritakan sekarang.
Setelah menjelajahi akun twitternya, Saya menemukan sebuah video yang berhasil membuat Saya terdiam beberapa menit. Video ini berasal dari negara Thailand, sebuah pesta pernikahan, di sebuah gereja yang cukup megah. Tapi, Saya heran melihat beberapa kerabat nya yang menangis di tempat itu. Karena biasanya, sebuah pesta pernikahan adalah momen yang menggembirakan. Dan setelah selesai menonton video tersebut, Saya pun mengerti...... Benar atau tidaknya video tersebut, kisah nyata atau hanya sekedar video yang memang di setting untuk menceritakan tentang True Love Strory, itu tidak jadi soal. Semoga, Kita bisa mengambil pelajaran dari video ini ^_^
Ketika Anda selesai menonton video ini, mungkin Anda juga akan mengerti
Friday, May 31, 2013
Pengakuan Dosa
Akhirnya, setelah sekian lama
menentukan waktu yang tepat, Kau pun mengetahui segalanya. Semua kebohongan
yang selama ini Aku sembunyikan. Sebuah akun fb yang selalu menjadi teman
curhatmu dan sebetulnya itu adalah Aku sendiri. Berat memang mengakui itu semuanya,
tapi bagaimanapun Kamu harus tetap tahu, bagaimanapun ceritanya dan
bagaimanapun yang akan terjadi nanti pada akhirnya.
Mungkin kamu akan marah, ataupun
perasaan lainnya yang akan menjadikan Aku sebagai orang yang tidak akan pernah
kamu kenal selamanya.
Masih ada perasaan tertekan dan beban atas semua kebohongan ini, meskipun Aku sudah mengatakan semuanya. Sampai saat ini, Aku pun tak pernah mengerti bisa mempunyai ide seperti itu. Ah, perasaan ini sudah menggelapkan segalanya. Meskipun Aku tahu dan mengerti setelah percakapan kita malam ini, Kamu tak menjadikan Aku apa – apa. Hanya sekedar menjadi seseorang yang pernah kamu kenal, tak lebih dari itu.
Kini semua hal yang pernah Aku impikan hanya menjadi sebuah penyedap kehidupan saja, tak pernah menjadi sesuatu yang benar – benar menjadi kenyataan. Hidup ini selalu penuh dengan kebohongan, khayalan dan ketidakpastian. Membaca gerak – gerikmu, ini tidak akan menjadi sesuatu yang jadi hal yang begitu penting bagimu. Dan Aku berani bertaruh, bahwa setelah malam ini semuanya akan tetap menjadi sama seperti sebelumnya. Aku dan Kamu, mungkin tak akan pernah menjadi kita. Pedih, tapi siapa peduli ? Kamu pun tidak akan pernah peduli, pastinya. Masih banyak orang lain di luar sana yang akan lebih kamu pedulikan. Bukan seorang pengangguran, dengan wajah pas – pasan, keluarga seadanya dan masa depan yang masih suram. Masih banyak orang lain diluar sana yang lebih bisa menjamin kehidupan yang lebih baik.
Aku sendiri, tak bisa menjamin kehidupanku sendiri. Entah, akan menjadi sesuatu hal yang baik atau buruk pada akhirnya. Aku hanya berusaha untuk mencari, nyatanya selama ini Aku tak pernah menemukannya. Mencari dan terus mencari tanpa pernah menemukan jalan yang berujung. Lantas, siapa yang salah ? Aku ? Kamu ? Atau perasaan ini ? Yang jelas, Aku tak bisa menyalahkan semuanya, terutama kamu. Mungkin Aku dulu terlalu berfantasi untuk bisa memiliki kamu, menjadikan kamu sebagai Ibu dari anak – anak kita kelak. Semua hanya ilusi. Lalu, apa yang perlu diluruskan ? mungkin perasaan inilah yang perlu diluruskan, agar tidak menjadi salah jalan pada akhirnya. Ini semakin menjadi beban, semakin menekan perasaan.
Kita belum pernah menjadi satu, Aku tetap menjadi seorang pemimpi ketika berbicara tentang perasaan. Di luar sana, mungkinkan akan ada seseorang yang menjadi pendamping hidup, berbicara, tertawa dan berbagi bersama. Mungkin iya, muungkin tidak, mungkin ini bukan tentang Tuhan, hanya saja tentang perasaan seseorang yang tertekan. Setelah semua kegagalan, segala hal yang sudah dilakukan, lantas apalagi yang pantas diperjuangkan ? sepertinya semua sudah mencapai titik klimaks, segala sesuatunya tak mungkin lagi bisa diperjuangkan.
Hingga nanti pada akhirnya, Tuhan yang akan berbicara sendiri. Apakah cinta hanya untuk mereka ? Semakin tertekan dengan keadaan, lalu kepada siapa harus mempertanyakan semuanya. Mungkin lebih baik diam, menjadikan semuanya pelajaran bahwa tak selamanya bisa didapatkan. Semua akan menangis pada akhirnya
Thursday, May 23, 2013
NGENES !!!
Ternyata "ngenes" sama "seneng" itu beda tipis ya, keduanya suka dateng tiba - tiba. Lagi seneng, tiba - tiba ngenes, juga sebaliknya. Kayak sekarang, awalnya pengen seneng ujung - ujungnya malah jadi ngenes.
Pernah ga ada kejadian pas kita lagi pengen ngobrol sama orang yang kita suka, tapi dia malah cerita tentang orang yang dia suka. Kurang ngenes gimana coba kalo sampe kejadian kayak gitu. Tapi, itu lah kejadian yang barusan terjadi. Pas badan lagi cape - capenya, terus pengen sedikit semangat walaupun cuman ngobrol di sms doang, ujung - ujungnya dia malah bilang kalo lagi kangen berat sama cowok yang jadi idamannya sejak dulu. What the hell was going on ?
Kebayang dong gimana ngenes nya itu, yang awal - awalnya lagi ngumpulin semangat tiba - tiba malah hilang semangat pas baca sms " Aku nya sih lagi keinget terus sama wajahnya, jadi susah berkata - kata ". Abis baca sms itu, sudah gak ada lagi deh keinginan buat ngelanjutin lagi obroloan. Daripada ujung - ujung nya malah lebih ngenes, mending diem aja terus nge-blog kayak sekarang.
Kejadian ini bukan yang pertama kalinya terjadi, dari dulu juga sering kejadian kayak sekarang ini. Cuman karena dulu masih males nge-blog, jadi semua ceritanya terbuang sia - sia. Gak pernah habis pikir sama orang - orang kayak mereka, entah itu emang di sengaja atau gak di sengaja. Padahal sudah jelas, orang yang di ajak bicara itu sama dia. Tapi, dengan tidak habis pikir bisa mengeluarkan kata - kata seperti itu.
Di sisi lain, ini bisa di bilang wajar karena setiap orang bebas menyukai lawan jenisnya siapapun itu. Tapi yang menjadi tidak wajar adalah ketika dia menceritakan hal itu kepada orang yang juga suka padanya dan jelas - jelas dia mengetahui hal itu. Tidak sempat kah mereka untuk memikirkan hal - hal kecil seperti ini ?
Sunday, May 5, 2013
Amor
Setelah begitu lama tidak membuat postingan di blog ini. Ya, karena beberapa kegiatan yang memang menyita waktu dan tentunya faktor kemalasan yang sering mengganggu. Padahal, banyak sekali hal yang tentunya ingin Saya tuliskan di blog ini. Tapi, karena memang sudah terlalu banyak dan tidak langsung di tulis di sini, akhirnya semua itu berakhir dengan sebuah keinginan saja tanpa ada realisasi untuk di tulis.
Malam ini, entah kenapa tiba" salah satu teman Saya membuat sebuah status di facebook. Di bercerita tentang bagaimana sulitnya menjadi orang yang sederhana ketika menemukan pasangan hidup. seperti Saya :D. Mungkin benar, mungkin juga hanya perasaan. Tapi, Saya tiba - tiba teringat dengan salah satu video yang di temukan di You Tube. Silakan di nikmati ^_^
Sunday, February 3, 2013
Akhirnya Kau Menikah ^_^
Hari ini, sepertinya akan menjadi sejarah untuk kita berdua. Kita akan bersama - sama untuk melanjutkan kehidupan yang lebih serius, Kau dengan suamimu, dan Aku harus lebih serius untuk mengikhlaskanmu :)
03 Februari 2013, siang tadi Kau baru saja melangsungkan pernikahan dengan lelaki pilihanmu ketika kuliah. Dengan baju berwarna merah, kalian berdua nampak gagah seperti sepasang kekasih yang telah siap menjalani semuanya dan tidak bisa dipisahkan. Di sebuah gedung dengan konsep yang begitu mewah tetapi tidak menghilangkan tradisi daerah. Riasan pengantin dan juga "wedding set" yang elegan dicampur dengan kesenian sunda begitu sangat mengasyikan.
Sesekali Aku berbicara sendiri dalam hati " Ah, untung saja Kau menikah dengannya. Setidaknya dia bisa memberikan sebuah pesta pernikahan yang megah seperti ini dan sepertinya Kau pun bahagia duduk bersanding dengannya ". Itu lah yang selalu Aku yakinkan dalam hati ketika melihatmu tersenyum dan tertawa di atas kursi itu.
Tak ada yang bisa Aku berikan pada pesta pernikahanmu, hanya sebuah gambar sketsa wajah kalian berdua yang di bingkai dengan warna emas dan akan mengingatkan tentang kebersamaan kalian waktu dulu, warna emas sebagai tanda bahwa kamu pantas mendapatkan sesuatu yang sangat berharga dan istimewa. Itu hanya sebuah kado sederhana, tentunya kado yang paling indah pada hari itu adalah ijab qabul yang diucapkan suamimu. Bagi seorang wanita, mungkin itu lah kado yang paling di tunggu seumur hidupnya. Dijadikan sebagai pasangan hidup yang sah dan menjalani kehidupan sakinah.
Ketika bersalaman denganmu tadi, mungkin Kau hanya akan melihat senyum kecil saja. Nyatanya Aku begitu bahagia, hanya saja tak mungkin Aku terlalu memperlihatkan keceriaan waktu itu. Apalagi ketika kita di foto bersama dan Kau sempat menggandeng lenganku. Ah, rasanya jantung ini mau copot saja, dan rasanya ingin sekali melepaskan gandengan itu karena Aku merasa tak enak saja jika di lihat orang lain. Meski akhirnya, seketika kau pun melepaskannya lagi gandengan itu. Seperti mencoba melepaskanku dari tekanan yang begitu sangat kuat dan dahsyat.
Tak banyak yang bisa Aku katakan kali ini Luigi, yang jelas hanya doa yang bisa ku bagi denganmu, itu saja. Sejak hari ini, kita jelas - jelas berbeda. Mari kita menjalani kisah yang tersisa, tanpa beban dan tanpa perasaan tertekan ^_^
~ Will ~
Thursday, January 31, 2013
Jangan PLIN - PLAN !!!
Hari ini, akhirnya PPL yang sudah berjalan selama 3 bulan ke belakang akhirnya beres juga. Di tutup dengan kegiatan Maulid Nabi bersama seluruh siswa dan juga Guru di sana. Meski sedikit ricuh dan situasi yang anak - anak yang tidak bisa terkontrol dengan begitu baik tapi secara keseluruhan acara tadi bisa selesai dengan hasil yang cukup memuaskan. Dengan bintang tamu salah satu ustadz yang cukup kondang, acara tadi berhasil menghibur seluruh peserta yang hadir di masjid pagi ini.
Meskipun sudah selesai, tapi nyatanya ini belum berakhir sepenuhnya karena masih ada laporan yang harus segera diselesaikan akhir minggu ini supaya tidak ada lagi pekerjaan yang ditunda - tunda dan berlarut - larut. Sama seperti halnya KKN terdahulu, di akhir - akhir acara selalu saja ada hal - hal yang sering menjadi bahan perdebatan. Ya, mungkin saja ini sudah menjadi sebuah tradisi yang tidak bisa dipisahkan.
Lagi - lagi masalah utama yang muncul adalah sikap tidak konsisten mereka terhadap setiap hasil musyawarah. Berawal dari adanya laporan akhir yang harus segera dibereskan, kami merasa keberatan dengan format yang diberikan oleh pihak sekolah karena setelah di hitung - hitung akan membutuhkan biaya yang cukup banyak. Setelah beberapa kali berdiskusi, dengan Guru Pamong akhirnya kami menemukan sedikit celah supaya laporan ini bisa lebih meminimalisir pengeluaran. Tapi, nyatanya sikap tidak konsisten mereka selalu saja menjadi pokok permasalahan yang utama. Selalu saja ada hal - hal baru yang diusulkan ketika hasil keputusan musyawarah sudah bulat, dan itu menjadikan semuanya menjadi mentah lagi. Dan Saya pikir, tidak ada gunanya juga kalo memang bermusyawarah tetapi setiap hasilnya tidak pernah dijalankan.
Hal ini sempat menyulut emosi, tetapi untuk sekarang Saya mencoba untuk lebih tenang dan lebih memilih untuk pergi dan tidak meneruskan perbincangan supaya kejadian ketika KKN tidak terulang kembali. Entah apa yang ada di pikiran mereka, sikap plin - plan mereka selalu Saya rasakan sejak mulai KKN dulu. Entah ada apa di balik itu semua, tapi sampai kapanpun Saya tidak mau bekerja sama dengan orang - orang yang tidak konsisten dengan perkataan mereka sendiri !!!
Sunday, January 13, 2013
Hapus Skripsi !!!
Skripsi.....oh Skripsi
Bagi setiap mahasiswa, membuat skripsi adalah menjadi sebuah kewajiban sebagai salah satu syarat mendapatkan gelar S.1. Sekaligus mungkin, menjadi hal yang paling dibenci selama masa perkuliahan, termasuk Saya. Bukan karena susah membuat skripsi ataupun tidak ada ide untuk membuat skripsi, hanya saja ada beberapa hal yang sering menjadi batu penghalang pada saat membuat skripsi.
Bagi Saya, skripsi itu adalah sebuah hasil karya yang patut mendapatkan sebuah apresiasi. Bagaimana pola pikir kita ditantang untuk bisa berfikir membuat sebuah karya tulis yang bisa bermanfaat dikemudian hari. Sebuah tulisan yang tidak hanya berasal dari copy paste, tetapi juga sebagai sebuah pembentukan karakter selama masa perkuliahan.
Sebelum membuat skripsi, pertama - tama yang harus di buat adalah "judul". Dan tentunya, tidak semua judul bisa disetujui oleh dosen. Dengan alasan, sudah banyak yang memakai judul tersebut, judulnya tidak sinkron dengan jurusan yang di tempuh, atau mungkin judulnya terlalu extreme sehingga jika saja nanti di buat menjadi sebuah skripsi bisa menimbulkan kekacauan.
Ya, dosen memang mempunyai hak prerogatif untuk setuju ataupun tidak setuju dengan judul yang diajukan oleh setiap mahasiswa. Tapi terkadang, Saya sering berpikir bahwa jika mengajukan judul saja harus mendapatkan persetujuan dosen, apakah lantas ini bukan sebuah pengkebirian pemikiran ? Bagi Saya, asalkan judul skripsi itu masih sinkron dengan jurusan yang diambilnya, mengapa tidak dosen tersebut hanya memberikannya usulan revisi judul, bukan sebatas hanya bisa mengatakan "YA atau TIDAK". Dan juga, jika memang ada kesamaan judul apakah mungkin 2 orang manusia bisa membuat 1 skripsi dengan isi yang sama persis ? Bisa saja memang, jika skripsi itu memang hasil menjiplak dari internet atau "di buatkan" oleh orang yang sama.
Tidak hanya itu, ketika berbicara tentang dosen maka kita juga akan membahas tentang waktu. Ketika mengajukan judul saja, kita harus rela menunggu berjam - jam hanya untuk mengusulkan judul. dan belum tentu juga judul itu di terima. Terkadang, Saya berpikir bahwa ketika berurusan dengan skripsi maka dosen seakan - akan menjadi raja. Bebas menentukan waktu, bebas menentukan "Ya atau Tidak", lantas apa bedanya dengan diktator ? Seyogianya, seorang dosen sekalipun harus memahami kondisi mahasiswa tidak hanya memikirkan dirinya sendiri. Dosen memang sibuk, tapi bukan berarti setiap mahasiswa juga tidak mempunyai kepentingan di luar sana.
Ketika berpikir tentang hal - hal ini maka Saya menjadi sangat tidak bersemangat untuk mengerjakan skripsi. Bukan tidak mau berusaha, hanya saja Saya tidak terbiasa jika harus meminta dengan sikap yang berlebihan, seperti halnya menunggu dosen dengan waktu yang sangat lama. Dosen yang sudah di bayar oleh kita setiap semesternya, seharusnya memberikan pelayanan yang baik terhadap mahasiwa, bukan menjadikan mahasiswa sebagai sebuah obyek yang bisa di atur sedemikian rupa supaya menuruti apa yang diinginkannya. Jika hal ini terus berlanjut, lantas kapan dunia pendidikan Indonesia mau maju jika rasa kediktatoran itu masih dipelihara dengan baik.
Jika saja harus menunggu waktu yang lama untuk mendapatkan acc judul, atau pun pengkebirian terhadap pemikiran mahasiswa. Terkadang Saya berpikir, Bagaimana kalo seandainya Skripsi di hapus saja sebagai salah satu syarat mendapatkan gelar S.1 ?
Friday, January 11, 2013
11:11 #reMinDer
Hellooooo My blog :)
Tiga bulan lebih Saya tidak membuat postingan baru, hanya sesekali mengecek untuk memastikan bahwa blog ini dalam keadaan baik - baik saja. Walaupun, memang bisa dipastikan tidak akan terjadi apa - apa karena Saya memang bukan seorang publik figur ataupun tokoh politik yang kapan saja blognya bisa diretas oleh orang lain. Seperti kasus yang menimpa Pak SBY 2 hari yang lalu, ketika website resminya di retas oleh sekumpulan hacker yang mengaku dirinya "HACKER JEMBER". Tapi, Saya tidak akan membahas persoalan itu, karena memang tidak ada urusan juga :D
Tiga bulan lebih Saya tidak membuat postingan baru, hanya sesekali mengecek untuk memastikan bahwa blog ini dalam keadaan baik - baik saja. Walaupun, memang bisa dipastikan tidak akan terjadi apa - apa karena Saya memang bukan seorang publik figur ataupun tokoh politik yang kapan saja blognya bisa diretas oleh orang lain. Seperti kasus yang menimpa Pak SBY 2 hari yang lalu, ketika website resminya di retas oleh sekumpulan hacker yang mengaku dirinya "HACKER JEMBER". Tapi, Saya tidak akan membahas persoalan itu, karena memang tidak ada urusan juga :D
3 bulan terakhir ini Saya memang sedikit disibukan dengan beberapa kegiatan perkuliahan. Salah satunya KKN selama 1,5 bulan lebih pada bulan agustus dulu. Dan selang 2 minggu langsung diikuti dengan PPL, yang jika memang sesuai jadwal akan berakhir pada bulan ini. Ditambah dengan beberapa pekerjaan yang memang selalu lebih banyak ketika memasuki akhir tahun. Tanpa bermaksud untuk sombong atau apapun, tapi inilah kehidupan Saya. Demi menutup semua kebutuhan sehari - hari Saya memang mengkondisikan diri untuk bekerja lebih keras dan itupun berpengaruh pada berkurangnya waktu yang Saya miliki. Bahkan, hampir tidak mempunyai waktu bermain untuk sekedar berkumpul dengan teman - teman atau menghabiskan akhir pekan. Berat memang, tapi setiap perjuangan akan di bayar dengan hasil yang setimpal ^_^
Setiap harinya, selalu saja muncul ide - ide baru untuk membuat beberapa tulisan tapi rasa malas itu semakin menjadi - jadi. Alhasil, blog ini pun tidur begitu nyenyak dengan waktu yang begitu lama. dan semua ide itu pun hilang begitu saja dengan sendirinya. Makanya, untuk tahun sekarang semoga tidak ada alasan lagi bagi Saya untuk tidak menulis :)
Saya memang sudah merencanakan ini sejak awal, membuat postingan baru bertepatan dengan tanggal kelahiran Saya yang ke-23. 11 Januari adalah hari yang memang menjadi akan selalu memberikan hal - hal yang cukup bersejarah. Seperti tahun kemarin, kado yang paling berkesan ketika itu adalah Saya harus keluar dari tempat kerja yang dulu. Tetapi, mungkin ini adalah jalan yang terbaik untuk menjalani kehidupan Saya kedepannya. Dan alhamdulillah, setelah keluar dari tempat kerja yang dulu, Saya merasakan kehidupan yang lebih baik.
Meskipun tidak seperti orang lain, yang akan selalu mendapatkan ucapan ulang tahun, kado, atau apapun yang bisa membuat hari - harinya menjadi lebih berwarna. Saya tidak terlalu berharap dengan hal itu, bagi Saya menjalani keseharian tanpa stress dan kegelisahan adalah menjadi do'a yang utama untuk menjalani tahun ini dengan lebih baik.
Seperti halnya, seorang wanita yang pernah dekat cukup lama dengan Saya selama 2 tahun terakhir ini. Katakanlah "MD", begitu lah Saya memanggilnya. Seorang wanita berparas cantik, lesung pipi yang manis, berjilbab dan juga aktivis di kampusnya. Jika saja ada 1 orang yang Saya harapkan akan mengucapkan ucapan selamat tahun, itu adalah dia. Tapi siapa sangka ? meskipun kita begitu dekat selama beberapa tahun terakhir ini, dia pun tak cukup dekat untuk sekedar tahu tanggal lahir Saya. Miris bukan ? Ya memang miris :D.
Malam ini entah sebuah kebetulan atau tidak Saya bertemu dengannya di mimpi. Dan di sana pun dia tidak berkata apa - apa, bahkan tersenyum sekalipun. Ya sudahlah, Saya juga tidak bisa memaksa dia untuk mengingat hal ini. Mungkin baginya ini bukanlah tidak menjadi hal yang prioritas, seperti yang pernah ia katakan "Lagian Aku kan bukan siapa - siapa kamu !!!". Dan ini adalah sebuah pembenaran yang begitu menyakitkan, setelah kedekatan yang begitu lama, setelah berbagai cerita yang kerap ia ceritakan di setiap malamnya. Tentang pacarnya, kampusnya, teman - temannya atau apapun yang pernah kita bagi bersama. Tapi, kata - kata itu lah yang selalu menyadarkan posisi Saya sebenarnya. Teringat dengan salah satu lirik lagu Iwan Fals pada lagunya yang berjudul Kesaksian "Kenyataan, harus dikabarkan". Dan ini lah kenyataan yang memang sebenarnya terjadi. Pedih memang, tapi ini tidak lebih pedih ketika harus mengakui bahwa Saya masih mencintainya hingga saat ini. Aneh memang, tapi ini lah kenyataannya :D.
Di usia Saya yang ke-23 ini, tidak begitu banyak hal - hal yang menjadi target hidup di tahun ini. Seperti halnya tahun kemarin, dari sekian banyak resolusi yang Saya buat di awal tahun, tersisa 1 resolusi yang tidak bisa di capai. Hanya beberapa hal yang harus di siapkan sebelum menuju masa usia yang serius, masa dimana segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan begitu matang. Semoga saja, resolusi untuk tahun bisa tercapai semuanya. Amin ^_^
Sampai detik ini pun, Saya hanya mendapatkan ucapan ulang tahun dari 3 teman dekat saja. Tapi, siapa peduli ? Saya memang tidak begitu yakin akan ada orang di luar sana yang mengingatnya. Hanya mencoba menerima kenyataan dan menjalani kehidupan ini seperti seharusnya. Sama halnya dengan apa yang telah menjadi fokus Saya di tahun ini. Fokus pada hal - hal yang bisa membangun kehidupan Saya yang lebih baik. Fokus pada kehidupan dan masa depan yang lebih baik. Semoga ini tidak sekedar menjadi sebuah harapan kosong saja, tetapi menjadi sebuah kenyataan sebagaimana mestinya.
Happy birthday to me, happy birthday to reality ^_^
.jpg)













